« September 2006 | Main | November 2006 »

hati yang mumpuni

kejadian kecil

Pada waktu aku masih kecil, sepulang dari mengaji sekira jam sepuluh malam, jarak antara tempat guruku mengaji dengan rumahku sekira 1 km, dan kebetulan malam itu aku disuruh oleh guru ngajiku untuk memijatnya karena katanya aku mempunyai keahlian untuk memijat walau aku masih kecil. Maka mau tidak mau aku terpaksa taat pada perintah guruku itu. sehingga aku pulang agak larut malam. nah ditengah perjalanan antara tempatku mengaji dengan rumahku itu kebetulan ada beberapa kebun yang masih dan sangat sepi, karena kebetulan pada jaman aku masih kecil kampungku masih belum ramai dan masih jarang penduduknya.

   Ketika aku sedang berjalan dalam kesendirian dan kegelapan malam dan kebetulan malam itu aku lupa membawa lampu senter, didepan sebuah rumah yang sudah lama kosong dan sudah rapuh dipinggir jalan dan dibelakangnya adalah masih kebun yg penuh dengan pohon pohon  yang besar dan gelap. Aku berjalan dikegelapan dengan menggunakan feeling biar tidak jatuh atau terantuk sesuatu......Tepat di depan rumah itu tiba2 aku dikagetkan oleh suara tawa seseorang perempuan yang sangat melengking dan membuat bulu kudukku merinding dengan sangat, suara tawa itu terdengar terus dan beberapa kali memanggil namaku.....aku tercekat dan seketika hampir tidak bisa menggerakan kakiku untuk melangkah, aku terdiam dalam ketakutan yang sangat karena aku waktu itu masih kecil. selain itu juga tercium sesuatu yang sangat anyir,amis dan bau yang aneh menusuk hidungku. hampir aku hialang kesadaran kalo tidak segera menguasai diri dengan ingat pada Tuhan YME. aku segera membaca doa seingat dan sebisaku. dan tiba2 aku bisa melihat perwujudan mahluk yang tertawa tadi. mahluk itu menampakan diri sebagai seorang perempuan dengan memakai pakaian putih seperti kain kafan,dengan wajah yang rusak penuh luka dan darah yang masih mengucur dari matanya yang hampir copot.

   Aku tambah menggigil ketakutan dan secara refleks membaca doa dengan keras hampir menangis. sementara mahluk itu mulai mendekatiku dengan perlahan melayang...melayang seperti tidak menapak tanah. sesampainya dihadapanku dia menyeringai memamerkan taring2nya yang runcing dan kotor serta napas yang bau menyengat.

   Dalam ketakutan yang sangat kuat tiba2 timbul suatu kekuatan dari dalam diriku untuk melawan semua ketakutan dan mahluk itu, secara tidak sadar aku mengumpulkan tenaga yang entah datang dari mana. sebuah kekuatan yang mendorongku untuk mendorongkan telapak tanganku kearah mahluk itu seiring dia mau menjamahku.........,dan bbbuuuuuukkkkkk...tanganku mengenainya.......spontan dia menjeerit penuh dengan lenkingan ketika tubuhnya terjengkang melayang membentur pohon kayu diseberang jalan itu. dengan seketika mahluk itu kembali lenyap manakala dia hedak jatuh menyentuh tanah......

   Seketika aku merasa lega dengan kemenangan itu, kemudian aku melanjutkan kembali perjalanan pulang kerumah yang hampir seperempat jalan lagi. hampir aku berlari dengan sekencang kencangnya...tapi tidak aku lakukan, malah aku dengan tenang mengucapkan rasa syukur kehadapan Tuhan YME yang telah menyelamatkan aku dari mara bahaya.

   Pengalaman ini masih terekam sampai sekarang........dengan hati yang ihklas aku menerima kenyataan setelahnya bahwa aku bisa melihat mahluk2 diskarnat seperti itu.